my_INDONESIA

warna-warni negeriku

Prabowo Subianto: Belum Mampu Saingi SBY

prabowos

Pesaing Kuat SBY

Bursa Calon Presiden pada Pemilu Presiden 2009 menjadi ladang pertempuran para mantan jenderal dalam memburu kursi RI-1. Salah satu kandidat dengan latar belakang militer yang diyakini menjadi petarung serius bagi kandidat lainnya adalah Letnan Jenderal (Purn) Prabowo Subianto.

Pria kelahiran Jakarta 57 tahun silam ini memiliki popularitas tinggi. Ia adalah mantan Komandan Jenderal Kopassus dan Pangkostrad. Ia putra begawan ekonomi Indonesia, Prof. Sumitro Djojohadikusumo dan dikenal sebagai pengusaha sukses. Prabowo tercatat sebagai Komisaris Perusahaan Migas Karazanbasmunai di Kazakhstan. Kerajaan bisnisnya terbentang mulai dari Kalimantan Timur hingga Kazakhstan. Dari kelapa sawit, perikanan, pertanian, bubur kertas (pulp) hingga minyak dan pertambangan.

Ini membuat dia memiliki ’amunisi’ lebih dari cukup untuk bertarung dalam bursa Pilpres 2009. Untuk melicinkan jalannya, Prabowo kini memiliki kendaraan politik melalui Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Alumnus Akabri Magelang (1974) ini merupakan orang di balik lahirnya Gerindra.

Sayang, dalam Pemilu Legislatif 2009 pada 9 April lalu, Gerindra tidak meraih suara signifikan. Target meraih 20 persen suara gagal dan harus puas meraih sekitar 4,41 persen suara atyau berada di urutan delapan, di bawah Partai Demokrat, Golkar, PDI-P, PKS, PAN, PPP, dan PKB. Namun Gerindra satu tingkat di atas Partai Hanura, partai yang dibidani Jenderal TNI (Purn) Wiranto.

 

Selain itu, Prabowo juga tercatat sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) periode 2004-2009, dan Ketua Umum PB IPSI periode 2007-2011. Dua organisasi dengan basis massa cukup besar.

HKTI merupakan entry point bagi Prabowo untuk merangkul petani dan masyarakat pertanian, sekaligus menunjukkan komitmen dan visinya untuk memperbaiki dunia pertanian di Indonesia yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan kaum tani.

Berpihak Kepada Petani

Keberpihakan Prabowo terhadap petani bukanlah tiba-tiba. Kesungguhan ini dia perlihatkan jauh hari sebelum lahirnya Gerindra. Konvensi Partai Golkar beberapa waktu lalu menjadi saksi. Mantan menantu mendiang Presiden RI, H.M Soeharto ini sangat peduli dan menyiapkan sejumlah program yang berpihak pada petani. Selama orasi di konvensi calon presiden Partai Golkar, Prabowo sangat fasih bertutur tentang kesulitan yang mengimpit para petani dan nelayan.

Bagaimana dengan IPSI? Organisasi ini jangan dianggap remeh. Jika solid, puluhan ribu atau bahkan jutaan massa pesilat di seluruh Indonesia bakal berada di belakang Prabowo. IPSI memiliki jaring kordinasi hingga ke tingkat
perguruan silat-perguruan silat di kampung-kampung. Para pendekar silat, dan para sesepuh memiliki kharisma yang tinggi. Layakanya kiai bagi santri. Tentunya, ini modal awal yang bagus untuk Prabowo.

Ringkasnya, awarness masyarakat terhadap Prabowo cukup tinggi, meskipun Prabowo sempat bermukim beberapa tahun di luar negeri. Setelah ke London, Prabowo bermukim di Amman, Yordania. Di sanalah, dia mengendalikan kerajaan bisnisnya. Kini, Prabowo telah kembali. Dorongan hati nurani, dan rekan-rekannya, membuatnya kembali dan terjun ke kancah politik.

Tidak Mudah

Meski begitu, bukan pekerjaan mudah bagi sang jenderal
untuk membidik RI-1. Selain rival, beberapa tahun ke belakang, Prabowo juga didera sejumlah isu miring.
Tak heran, karier gemilang Prabowo kemudian seolah redup seiring lengsernya Presiden Soeharto, 21 Mei 1998. Sehari setelah Soeharto lengser, Prabowo digeser menjadi Komandan Sesko ABRI,
sebelum akhirnya pensiun dini. Dia juga dituding sebagai dalang dari serangkaian aksi penculikan para aktivis.
Namun, melalui Gerindra, tudingan itu ditepis.

Biodata

Nama: Prabowo Subianto
Lahir: Jakarta, 17 Oktober 1951
Agama: Islam
Pendidikan: SMA: American School In London, U.K. (1969)
Akabri Darat Magelang (1970-1974)
Sekolah Staf Dan Komando TNI-AD
Kursus/Pelatihan: Kursus Dasar Kecabangan Infanteri (1974)
Kursus Para Komando (1975)
Jump Master (1977)
Kursus Perwira Penyelidik (1977)
Free Fall (1981)
Counter Terorist Course Gsg-9 Germany (1981)
Special Forces Officer Course, Ft. Benning U.S.A. (1981)
Pekerjaan:
Perwira Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (1974 –1998)
Wiraswasta


Jabatan
: DanTon Para Komando Group-1 Kopassandha (1976) Komandan Kompi Para Komando Group-1 Kopassandha (1977)
Wakil Komandan Detasemen–81 Kopassus (1983-1985)
Wadanyon Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad (1985-1987)
Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad (1987-1991)
Kastaf Brigade Infanteri Lintas Udara 17/KujangI/Kostrad (1991-1993)
Komandan Group-3/Pusat Pendidikan Pasukan Khusus (1993-1995)
Wakil Komandan Komando Pasukan Khusus (1994)
Komandan Komando Pasukan Khusus (1995-1996)
Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (1996-1998)
Panglima Komando Cadangan Strategi TNI Angkatan Darat (1998)
Komandan Sekolah Staf Dan Komando ABRI (1998)

Jabatan Sekarang:
= Ketua Umum HKTI periode 2004-2009
= Komisaris Perusahaan Migas Karazanbasmunai di Kazakhstan
= President Dan Ceo PT Tidar Kerinci Agung (Perusahaan
Produksi Minyak Kelapa Sawit), Jakarta, Indonesia
= President Dan Ceo PT Nusantara Energy (Migas,
Pertambangan, Pertanian, Kehutanan Dan Pulp) Jakarta, Indonesia
= President Dan Ceo PT Jaladri Nusantara (Perusahaan Perikanan) Jakarta, Indonesia

Tanda Jasa/Penghargaan:
= Bintang Kartika Eka Paksi Nararya (Prestasi)
= Satya Lencana Kesetiaan Xvi Tahun
= Satya Lencana Seroja Ulangan–Iii
= Satya Lencana Raksaka Dharma
= Satya Lencana Dwija Sistha
= Satya Lencana Wira Karya
= The First Class The Padin Medal Ops Honor Dari Kamboja
= Bintang Yudha Dharma Nararya

Keterangan Lain:
Keanggotaan Dalam Organisasi Politik
Dewan Penasihat Organisasi Kosgoro
Keanggotaan Dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)
Ketua Yayasan Pendidikan Kebangsaan (Universitas Kebangsaan)
Ketua Majelis Perhimpunan Keluarga Mahasiswa Dan Alumni Supersemar
Pendiri Koperasi Swadesi Indonesia (Ksi) Dengan 14 Cabang
Di 4 Provinsi di Indonesia
Ketua Yayasan 25 Januari
Ketua Umum PB Ikatan Pencaksilat Seluruh Indonesia (IPSI)

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Mei 6, 2009 by in Politisi Militer.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: